Assalamualaika zain al anmbiya (salam
bagi hiasan para Nabi)
Assalamualaika azkal azkiya (salam
untukmu bagi yang tersuci dari orang-orang suci)
Anta syamsun, anta badrun, anta nurun
fauqunuuri (Engkau mata hari, bulan purnama, cahaya diatas cahaya)
Kaumuslimin
Rakhima kumullah
Demikianlah untayan sholawat dan
syair-syair maulid yang banyak dibaca, sebagai penghias bulan kelahiran Nabi
Muhammad saw.syair-syair tersebut adalah gubahan ulama-ulama terdahulu yang
jauh sebelum kita. Kemudian di tradisikan oleh umat Islam yang secara tirun
temurun.
Kaumuslimin
Rakhima kumullah
Sebagian manusia ada yang menyebut
kalimat-kalimat tersebut adalah lantunan –lantunan kalimat Bid’ah. Sebab
kalimat tersebut tidak mempunyai dasar baik kepada Alqur’an maupun sunnah Rasulullah
saw.
Namun jika kita koreksi isi
dari syair-syair tersebut hanyalah ungakapan kerinduan para Pencinta Rasulullah
saw. Demikianlah cinta yang tidak bisa dipendam dalm hati melainkan haarus di
ungkapkan dengan kata-kata, terlepas dari yang demikian itu inilah ungkapan
yang bisa kita berikan kepada insan yang sangat mulia yang merupakan Rhmatan
lil alamin.
Allah dan beserta
malaikanya juga memberikan penghaormatan kepada Nabi sebagai mana yang
termaktup didalam Alqur’an:
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para
malaikat berselawat kepada Rasul.
Kaumuslimin Rakhima kumullah
Tetapi tentu, tidak hanya cukup dengan
puji-pujian dan solawat saja sebagai bukti cinta kita kepa Rasulullah saw.
Masih banyak lagi amalan-amalan sebagai peningkatan kualiatas cinta kita kepada
Rasulullah saw.
Sebagaimana yang di defenisikan para
ulama diantaranya:
Pertama:
menjalankan pesan-pesan dan ajaran Rasulullah saw. Apa yang diajarkan
Rasulullah saw adalah merupak kunci penyelamat bagi manusia didunia dan
diakhirat. Dengan demikian pegang sunnahnya amalakan ajarannya. Demikianlah
yang dijelaskan dalam Alqur’an:
![]() |
Artinya: jika kamu mencintai Allah
maka ikutilah aku, maka Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dodsamu Allah
maha pengampun lagi maha penyayang (Ali Imran:31)
Kedua:
selalu ada perasaan untuk bertemu Rasulullah saw. Dengan memperbanyak sholawat
untuk beliau, orang yang mengerjakan sholat, sudah pasti bersolawat, namun orang yang selalu bersolowat belum tentu
mengerjakan sholat.
Ketiga:
mencinta warisan Rasulullah saw, sebagaimana Rasulullah menyampaikan dalam
sabdanya:
Aku
tinggalkan dua bekal dan berharga yaitu , kitabullah dan berpeganglah
kepada sunnahku , sebagaimana Allah
firmankan didalam Alqu’an:
![]() |
Artinya: itulah karunia yang dengan
karunia itulah, Allah mengembirakan hamba-hambanya yang beriman dan mengerjakan
amal yang soleh, katakanlah” aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas
seruanku kecuali kasih sayang yang dalam kekeluargaan, dan barang siapa yang
mengerjakan kebaikan akan kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu,
sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha mensyukuri (Assyro:23)
Empat : menjaga
nama baik Nabi dan umatnya
Demikianlah yang pernuah kita tahu,
keluaga siapa yang rela jika orang lain, mencaci dan menghina memaki, ahli
keluarganya , demikianlah Allah swt:
![]() |
Artinya:
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa
olehnya penderitaanmu, sangat menginnginkan (keimanan dan keselamatannya)
bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin (
Attaubah:128)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar